Kamis, 09 Januari 2020

2 Kuliner Unik Khas Dayak Tomun

Ketika anda berkunjung ke kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, jangan lupa mencicipi kuliner-kuliner tradisionalnya. Seperti yang akan disajikan berikut ini. Adalah 2 Kuliner khas dayak Tomun. 


Nasi Tebiku

Alam Kecamatan Delang masih asri. Juga desa - desa yang indah dengan landscape pegunungan dan hutan rimbun. Salah satunya desa Lopus, Kecamatan Delang mempunyai makanan tradisionalnya yang tak kalah nikmat dibandingkan dengan makanan-makanan yang sudah sering kita jumpai di restoran berbintang.

Masyarakat daerah Delang atau biasa dikenal masyarakat Dayak Tomun menyebut Tebiku. Tebiku memiliki arti “Kantong Semar”. Penamaan ini tentu saja berkaitan dengan proses pemasakan makanan yang melibatkan tanaman yang sering dijumpai di hutan yakni Kantong Semar sebagai wadah utamanya.

Dalam proses pembuatannya memakai beras biasa ataupun dengan ketan. Bahkan, cara memasaknyapun sama seperti memasak nasi pada umumnya. Yang menjadi spesial adalah pemakaian kantong semar sebagai wadah dari pemasakan beras. Secara keseluruhan proses pemasakan memakan waktu kurang lebih 1 jam lamanya.



Cara penyajianya, masyarakat Dayak Tomun biasanya menyajikan menu pendamping lainnya seperti sambal lucung atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan sambal lengkuas, yakni sambal yang dicampur dengan lucung (lengkuas) yang mana lucung tersebut telah dibakar di dalam bilah bambu.



Ayam Kompuh

Ayam Kompuh yaitu ayam yang telah dimasak dengan bumbu seperti bawang merah, bawang putih, lucung (lengkuas), juga beberapa bumbu lainnya. Kemudian selanjutnya dalam proses pematangan ayam yang telah dibumbui dimasukkan dalam bilah bambu yang telah dibersihkan kemudian dibakar dibara api.

Nah, makanan khas Dayak Tomun yang menggugah selera bukan? Apakah Anda tertarik untuk mencicipinya?

Rute 

Anda dapat menuju kesana dengan berkendara roda dua ataupun roda 4. Sekitar 2 - 3 jam perjalanan dari kota Nanga Bulik via Jalan lintas Trans Kalimantan arah Kalbar.

Suguhan betang alam dan pemandangan asri maupun kebun sawit, serta rumah - rumah warga lokal menjadi hiburan ketika melakukan perjalanan. Anda tak akan bosan selama perjalanan. Anda dapat menggunakan tour lokal .

Wisata Lamandau.

 Melayani perjalan wisata di Lamandau.


Read More

Swafoto di Kebun Bunda Celocia di Lamandau

Kebun bunga Celocia yang berada di desa Sumber Mulya (E2), Kecamatan Bulik menjadi primadona masyarakat Lamandau khususnya warga kota Nanga Bulik dan sekitarnya untuk berwisata dan swafoto, baik sendiri maupun keluarga.

Adalah Desa Sumber Mulya, Kecamatan Bulik terus berinovasi untuk menggali berbagai potensi yang dapat menjadi sumber pendapatan bagi desa. Salah satunya melalui potensi dari agrowisata. Bahkan, sebelumnya Desa ini sudah mendeklarasikan menjadi desa wisata batik.



Pengunjung datang setiap harinya demi untuk mendapatkan foto cantik di tengah kebun bunga berwarna merah dan kuning ini. 

Untuk berkunjung ke sini, Anda dapat memulai trip dari kota Nanga Bulik, Lamandau.



Dari Bundaran Rusa, Anda mengambil rute ke utara atau jalan Bukit Hibul Utara menuju alun - alun kota Nanga Bulik. Kemudian, Anda mengambil rute lurus ke arah desa E.

Disini hanya ada satu jalan, jadi jangan khawatir untuk tersesat. Membutuhkan waktu berkendara baik Sepeda Motor atau Mobil, sekitar 10 - 20 menit dari Pusat kota Nanga Bulik.


Wisata Lamandau
Read More